Panduan Pahlawan6 min read

Serangan Colosseum: Kapan Harus Mengganti Hero?

Satu tim berisi lima hero tidak bisa mengalahkan semua lawan. Pelajari cara memilih penyerang dari garis depan, penyembuh, dan sumber damage musuh.

Serangan Colosseum: Kapan Harus Mengganti Hero?
SINGKATNYA
  • Amati garis depan dan penyembuh lawan untuk menentukan masalah yang harus diatasi tim penyerangmu.
  • Pilih Rose Knight, Prima Donna, Tracker, dan Demon Slayer sesuai peran yang kamu butuhkan.
  • Setelah kalah, ubah satu peran saja, bukan kelima hero sekaligus, lalu bandingkan hasilnya.
DAFTAR ISI

Kamu menyalin tim bertahan yang pernah mengalahkanmu di Colosseum, memakainya untuk menyerang, tetapi tetap kalah? Masalahnya kadang bukan kekuatan hero, melainkan lawan seperti apa yang ingin dikalahkan oleh tim itu. Bertahan lama bisa berguna saat menjaga posisi; saat menyerang, damage yang kamu berikan bisa sia-sia jika penyembuh lawan terus hidup.

Panduan ini tidak menawarkan satu tim terbaik untuk semua pertandingan. Tujuannya adalah membantumu membaca lima hero lawan yang terlihat, lalu memilih apakah kamu perlu menembus garis depan, menekan barisan belakang, atau menjaga tim sendiri tetap hidup. Jika kamu juga ingin menyusun tim bertahan, baca panduan tim bertahan Colosseum.

Mengapa tim bertahan tidak cukup disalin untuk menyerang?

Hero bertarung otomatis di Colosseum. Setelah pertarungan dimulai, kamu tidak bisa menyimpan skill secara manual untuk momen tertentu. Karena itu, sebagian besar keputusan menyerang ditentukan oleh lima hero yang kamu pilih sebelum bertarung. Tim bertahan harus siap menghadapi beragam lawan. Tim penyerang justru perlu memanfaatkan kelemahan lima hero tertentu yang kamu hadapi.

Misalnya, lawan memakai garis depan yang kuat, Prima Donna, dan dua hero damage di belakang. Jika timmu berisi dua hero tangguh dan satu penyembuh, pertarungan bisa berlangsung lama. Ketika lawan terus pulih sementara damage-mu tidak cukup, yang kamu perlukan bukan tambahan hero untuk bertahan, melainkan peran damage yang lebih efektif. Sebaliknya, jika hero-mu tumbang pada awal pertarungan, menambah damage mungkin tidak menyelesaikan masalah. Periksa dulu berapa lama garis depanmu bertahan.

Jangan jadikan might, susunan pasukan, atau pilihan hero rally dalam perang kastel sebagai ukuran langsung di sini. Pertanyaan di Colosseum bukan “Buff pasukan mana yang paling kuat?”, melainkan “Hero lawan mana yang bisa dijatuhkan oleh tim ini?” Baca hasil percobaan pertama dari satu petunjuk: Siapa yang tumbang lebih dulu, dan siapa dari pihak lawan yang sudah jatuh sebelum itu?

Baca tim lawan lewat tiga petunjuk

Sebelum menyerang, periksa lima hero bertahan yang terlihat dengan urutan berikut. Kamu tidak perlu menghafal semua skill; cari peran yang kemungkinan membuatmu kalah.

  1. Garis depan: Apakah ada hero tangguh seperti Rose Knight, Death Knight, atau Child of Light? Pertimbangkan apakah damage ke satu target akan tertahan di garis ini.
  2. Penyembuh: Apakah ada penyembuh seperti Prima Donna? Jika garis depan lawan terus pulih, kamu mungkin perlu hero yang bisa menekan barisan belakang.
  3. Sebaran damage: Apakah lawan punya satu ancaman utama, atau beberapa hero seperti Incinerator dan Snow Queen sama-sama menekan timmu? Dalam kasus kedua, berfokus pada satu target saja mungkin tidak cukup.

Misalkan tim lawan berisi dua hero tangguh, satu penyembuh, dan dua hero damage. Sebelum menyerang, nilai dua hal secara terpisah: apakah garis depanmu mampu menahan damage mereka, dan apakah timmu bisa memberi tekanan pada penyembuhnya? Jika jawaban untuk salah satunya “tidak”, jangan acak seluruh tim. Ganti hero sesuai peran yang kurang.

Hero yang terlihat adalah petunjuk awal, bukan jaminan hasil. Level dan perkembangan hero bisa membuat susunan yang mirip tampil berbeda.

Susun lima hero berdasarkan peran

Jika kamu hanya membagi hero menjadi “kuat” dan “lemah”, kesalahan yang sama akan terulang. Tentukan tugas tiap hero saat menyerang. Rose Knight atau Death Knight dapat memberi waktu bagi timmu di garis depan. Prima Donna mengisi peran penyembuh. Tracker memberi tekanan damage ke satu target, sedangkan Demon Slayer bisa dipertimbangkan untuk mengancam barisan belakang. Incinerator dan Snow Queen menjadi pilihan saat kamu ingin menekan beberapa hero lawan.

Sebagai titik awal, pikirkan lima slot peran: satu hero yang bertahan di garis depan, satu pendukung yang menjaga tim tetap hidup, satu sumber damage utama, dan dua slot yang menyesuaikan lawan. Ini bukan susunan wajib, melainkan daftar periksa agar keputusanmu lebih jelas. Misalnya, saat memulai dengan Rose Knight, Prima Donna, Tracker, Demon Slayer, dan Incinerator, perhatikan apakah kamu bisa menekan barisan belakang lawan tanpa kehilangan garis depan terlalu cepat. Jika garis depanmu cepat tumbang, mengganti salah satu hero damage dengan Death Knight adalah percobaan yang masuk akal.

Jangan pula membawa penyembuh secara otomatis ke setiap pertandingan. Prima Donna bernilai jika ia tetap hidup dan efektif hingga momen timmu kalah. Namun, jika damage timmu tidak mampu melampaui pemulihan lawan, tambahan waktu dari penyembuh belum tentu cukup untuk memenangkan serangan. Dalam situasi itu, anggap pergantian slot pendukung sebagai percobaan satu pertandingan, lalu lihat hasilnya.

Bandingkan perkembangan hero secara adil. Jika hero yang jauh lebih sedikit kamu kembangkan tampil buruk dalam satu percobaan, itu tidak berarti perannya salah untuk semua pertarungan. Bangun dulu inti tim dari hero yang sudah kamu kembangkan, kemudian uji alternatif dalam kondisi yang sebisa mungkin sebanding.

Periksa peran sebelum menyerang

KebutuhanHero yang bisa dipertimbangkanApa yang perlu diamati?
Garis depanRose Knight, Death KnightApakah hero damage-mu bertahan cukup lama untuk menyerang?
PenyembuhanPrima DonnaApakah penyembuhmu tetap hidup hingga bisa memberi dampak?
Tekanan ke satu targetTrackerBisakah kamu menjatuhkan satu hero lawan?
Tekanan ke barisan belakangDemon SlayerApakah kamu perlu alternatif ketika serangan tertahan di garis depan?
Tekanan ke beberapa targetIncinerator, Snow QueenApakah ancaman damage lawan tersebar pada beberapa hero?

Peran apa yang diganti dalam empat situasi?

1. Lawan punya garis depan kuat dan Prima Donna. Jika garis depan lawan masih berdiri di akhir pertarungan, bedakan dua kemungkinan: apakah damage-mu tidak mampu menembusnya, atau damage itu terus dipulihkan? Tekanan ke satu target dari Tracker dan ancaman ke barisan belakang dari Demon Slayer layak diuji di sini. Namun, jika timmu tumbang lebih dulu, jangan korbankan dukungan untuk garis depan.

2. Lawan tidak punya penyembuh, tetapi damage-nya tinggi. Prioritasmu belum tentu menambah damage. Jika timmu langsung tercerai-berai, coba garis depan yang lebih kokoh dengan Rose Knight atau Death Knight. Setelah mengganti satu hero damage, lihat apakah timmu bertahan lebih lama dan berhasil menjatuhkan satu hero lawan.

3. Lawan punya dua hero tangguh. Jika seluruh seranganmu tertahan pada satu target di garis depan, pertimbangkan hero yang bisa menekan barisan belakang. Bila di akhir pertarungan kamu hanya melihat sedikit damage pada garis depan lawan, mencoba peran yang menekan target berbeda lebih berguna daripada mengulang pendekatan yang sama.

4. Lawan punya beberapa ancaman damage. Jika menjatuhkan satu hero lawan tetap membuat timmu dikalahkan oleh hero lainnya, jangan hanya mengandalkan damage ke satu target. Coba pilihan seperti Incinerator atau Snow Queen untuk menekan beberapa lawan, sambil memeriksa berapa lama penyembuh dan garis depanmu bertahan.

Keempat situasi ini bukan resep kemenangan pasti. Dalam setiap percobaan, peran yang kamu ganti harus menjawab masalah tertentu. Jika masalahnya tidak berubah, periksa lagi diagnosisnya sebelum mengulangi pergantian yang sama.

Ubah kekalahan menjadi informasi yang berguna

Jika kamu menyerang tiga kali dan kalah tiga kali, jangan berhenti pada kesimpulan “lawan ini kuat”. Ubah satu variabel pada setiap percobaan: penyembuh menjadi hero damage, hero garis depan kedua menjadi penekan barisan belakang, atau damage ke satu target menjadi tekanan ke beberapa target. Jika kelima hero diganti sekaligus, kamu tidak akan tahu penyebab hasilnya berubah.

Ajukan tiga pertanyaan singkat: Hero-ku yang mana tumbang lebih dulu? Hero lawan yang mana tumbang lebih dulu? Apakah peran yang kuganti mengubah urutan itu? Misalnya, Prima Donna milikmu langsung tumbang pada percobaan pertama. Pada percobaan kedua, pergantian garis depan membuatnya bertahan lebih lama, tetapi tidak ada hero lawan yang jatuh. Berarti kamu sudah mengatasi satu masalah dan menemukan masalah berikutnya: damage. Itulah fokus percobaan selanjutnya.

Jangan memakai lima hero yang berhasil melawan satu lawan untuk menghadapi semua orang. Keunggulan menyerang di Colosseum adalah kamu bisa melihat lawan sebelum memilih tim. Tim bertahanmu boleh konsisten; tim penyerangmu perlu fleksibel. Untuk membaca lebih banyak panduan hero dan strategi, kunjungi halaman blog.

Jika ingin mendiskusikan peran yang kurang dalam tim penyerangmu, hubungi kami. Di luar Colosseum, jika kamu membutuhkan pemantauan kastel musuh untuk perang kingdom, lihat halaman fitur dan perintah LordsRally.

Tiga pertanyaan setelah kalah

  • Hero-mu yang mana tumbang lebih dulu?
  • Hero lawan yang mana tumbang lebih dulu?
  • Apakah pergantian satu peran mengubah kedua hasil itu?

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah saya selalu perlu penyembuh saat menyerang di Colosseum?

Tidak. Jika timmu cukup tahan lama tetapi tidak mampu melampaui pemulihan lawan, mencoba hero damage sebagai pengganti pendukung bisa masuk akal. Jika garis depanmu cepat tumbang, atasi dulu masalah daya tahan.

Apakah Demon Slayer cocok melawan setiap tim bertahan?

Tidak. Pertimbangkan Demon Slayer saat kamu perlu menekan barisan belakang. Namun, jika timmu cepat runtuh di garis depan, jangan berharap ia sendirian menyelamatkan pertandingan.

Berapa hero yang sebaiknya diganti setelah kalah?

Mulailah dengan mengganti satu peran. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui apa yang memengaruhi hasil dan menyusun percobaan berikutnya dengan lebih terarah.

Jangan pernah kehilangan targetmu lagi

LordsRally melacak kastil target, menemukannya lagi setelah teleport, dan memberi tahu guild-mu.

Buy Now

Baca juga

Comments (0)

No comments yet. Be the first!